Thursday, 3 August 2017

Bilangan Firqu Point

Bilangan firqu point didasarkan kepada cara berpikir Raa. Bilangan irasional bentuk akar paling sederhana adalah akar 2. Mari simak firqu point dari https://www.youtube.com/watch?v=wravt77W29U&feature=youtu.be

Mohon dipelajari secara seksama. Belajar yang mudah untuk mengenal firqu point adalah dengan sholat. 

Saturday, 15 July 2017

Yuk...cari privacy buah mangga

Mencari Perhatian

    Apa yang dicari dari buah mangga? Untuk menjawabnya kita buat definisi 4 variabel dalam raga yang hidup misalnya x, y, z, u sedemikian rupa sehingga usaha u = k(x,y,z) untuk (x,y) bidang dua dimensi yang persegi dan (x,y,z) berbentuk kubus. Menggambar kubus dalam ruang dimensi 2 masih bisa dilakukan. Tetapi menggambar ruang dimensi 4 untuk (x,y,z,u) pasti sulit dilakukan. .

    Kita tahu ruang kita tempat berpijak di bumi ini merupakan dimensi 3. Dimanakah dimensi 4 buah mangga? Jawabnya bukan pada gambar dimensi 4 buah mangga tapi pada pemahaman mencari perhatian kita terhadap pohon mangga dan musim berbuahnya mangga. Sebelum musim buah mangga tiba tak satupun mangga ada dipohon. Ketika musim tiba tampak bungga-bunga merekah menyajikan penyerbukkan. Mulailah tumbuh buah dari volume nol sampai volume mangga berwujud u = k(x,y,z) sebagai usaha berdiri sendiri karena Allah mangga itu punya nilai x policy mangga, dan y privacy mangga sehingga hak azasi mangga z = h(x,y) dan y = x. Contohnya x = mangga gedong Indramayu, y = rasa mangga gedong Indramayu dan z = mangga gedong Indramayu untuk kehidupan dan menghidupi manusia dalam sistem mangga khas Indramayu. Jadi pemahaman 4 dimensi terdapat dalam pikiran manusia yang mengerti usaha u = k(x,y,z) sebagai mengolah raga yang hidup dan menghidupkan.

     Perhatian terhadap hidup dan menghidupkan merupakan varibel dua dimensi berpasangan x = manusia hidup, y = manusia menghidupkan manusia dan mahluk lainnya memenuhi hak azasi manusia yang punya raga z = h(x,y) = g(y) = g(f(x)) = (gof)(x) dan y = f(x) = x. Sebaliknya  berlaku x = inv(gof)(z). Supaya mudah manusia hidup pasti bisa berpikir simbolik atau berpikir policy (x). Kemudahan serta merta (simultan) dengan berpikir semantik atau berpikir privacy (y). Dalam matematika berpikir simbolik mengikuti aturan-aturan logika simbolik dalam prinsip penyimpulan modus ponens (M), modus tollens (T), silogisme (S), dan reductio ad absurdum (Raa). Seseorang yang telah mengerti logika simbolik apakah sudah punya privacy? Jawabnya belum tentu karena baru mengerti matematika ibunya ilmu pengetahuan. Jika sudah mengerti bahwa dirinya simetris dengan logika simboliknya dalam perilaku logika semantik sedemikian rupa sehingga y = x maka keduanya membentuk identitas dirinya sebagai (x,y) = (on, on).

   Identitas diri dengan (x,y) = (on, on) membentuk hak azasi raga z = h(x,y) pastilah z on sehingga dimensi tiga raga manusia (x,y,z) = (on, on, on). Itulah arti sejati dari manusia yang melindungi dan dilindungi hak azasi manusia yaitu yang raganya hidup (on), ciptanya hidup (on), dan rasa jiwanya juga hidup (on). Pemahaman mudah mustahil manusia yang satu mematikan manusia lain. Lebih mudah dilakukan dengan bersalaman pakai kedua tangan seperti ajaran Raja Pajajaran Siliwangi bersama wali 9 pimpinan Syeh Syarif Hidayatullah (Wali Sejati). Cara bersalaman dengan kedua tangan menjadi cara khas Jawa Barat Indonesia.

   Akhirnya kita dapat privacy mangga dalam bahasa Sunda artinya silahkan. Jadi pantun yang tepat untuk mangga penulis mempersilahkan "Belajarlah cara bersalaman kepada Pajajaran Siliwangi, yang melanggar hak azasi manusia wajib bayar mengikuti Tax Amnesty" http://www.kemenkeu.go.id/taxamnesty.



atau dari https://www.youtube.com/watch?v=2CqAqPe1mKk




Untuk bersalaman dengan kedua tangan ikuti di https://developers.googleblog.com/
https://www.youtube.com/user/portalKemenkeu
https://www.youtube.com/channel/UC1vGae2Q3oT5MkhhfW8lwjg





Tuesday, 11 July 2017

Belajar Menyimak Garis Polar dan Sabuk Luar Dalam

Namanya menyimak harus dilakukan sendiri bukan diajari atau digurui. Tindakan yang positif untuk mengulang kecerdasan yang sudah diberikan Tuhan yang Maha Esa kepada kita.  Sekedar contoh pada judul ini "Belajar Menyimak Garis Polar dan Sabuk Luar Dalam". Ingatlah bahwa kecerdasan kita bukan dikendalikan oleh komputer. Sebodoh apapun kita ga boleh kalah dengan komputer. Mana ada komputer mengerti Jika O off maka O off bernilai O on. Mari ikuti di https://www.youtube.com/watch?v=aDbximP485c&feature=youtu.be
Selamat menyimak. 

Saturday, 8 July 2017

Garis singgung persekutuan dua lingkaran

Untuk para siswa SMA yang mempelajari matematika peminatan dapat mempelajari garis singgung persekutuan dua lingkaran. Properma Indonesia menyiapkan pengantar dasar untuk disimak. Cobalah dari http://www.youtube.com/watch?v=G2O5zi3qUrI




Persoalan garis singgung menjadi dasar untuk mengerti pergerakan dan transmisi putaran. Selamat mencoba.

Saturday, 1 July 2017

Rumus Euler menampilkan Dasa Muka

Kita tahu Rumus terkenal dalam graf dari Euler yaitu V - E + F = 2. Bila ingin menampilkan dasa muka F = 10 pada simpul V = 4 maka sisi E = 12 baca https://www.youtube.com/watch?v=aQ0wLzlDvZY


Wayang telah diajarkan sejak 500 tahun yang lalu oleh Sunan Kali Jaga. Artinya Dalang sudah tahu keterhubungan graf maupun groups tunggal sebelum Euler merumuskan V - E + F = 2. Buktinya bisa menampilkan hubungan F = 10 melalui wayang golek 3 dimensi dan wayang kulit 2 dimensi.




Friday, 30 June 2017

Teorema Masagi Cipta Rasa

Masagi dari bahasa Sunda artinya persegi. Masagi olah cipta x dan rasa y membentuk fungsi olah raga z = h(x,y) = g(f(x)) = g(y) = x karena y = x. Pengukuran x dan y berupa proses berpikir logika simbolik x dan logika semantik y. Coba perhatikan dari https://www.youtube.com/watch?v=t06_lN39zww 

Membuat fungsi olah raga z = h(x,y) bukan dengan cara memaksakan kehendak. Intelegensi memaksakan kehendak mengabaikan titik O(0,0,0) yang hidup dalam ruang dimensi 3 yang memuat O(0,0) dalam dimensi 2 juga hidup. Ketahulah bahwa O merupakan vektor yang terhubung secara bioelektromagnetik menuju tujuan hidup ini. Salam sejahtera buat kita semua merupakan tujuan semua orang penghuni dunia ini.  

Friday, 23 June 2017

Rumus Euler dan Dasa Muka

Kita ulangi lagi belajar Rumus Euler dari https://www.youtube.com/watch?v=-9OUyo8NFZg

Nilai F = Muka untuk benda tiga dimensi seperti kubus (termasuk semua isi ruang dimensi 3) mempunyai F = 20 karena V = 8 dan V = 28 sehingga  8 - 28 + 22 = 2. Karena F = 22 = 2. 11 maka dimensi 3 berhubungan dengan dimensi 2 yang memuat olah cipta dan olah rasa masing-masing dalam 10 muka tersembunyi dan 1 penampilan. Logika penampilan semacam dasa muka. Kita lihat ajaran groups tunggal dalam cerita wayang mulai dari Dasa Muka di
https://wayang.wordpress.com/2006/10/26/dasamuka/


atau


Video untuk memahami dasa muka gugur dari https://www.youtube.com/watch?v=96sPxe_mcAI


Ajaran Wayang merupakan algoritma yang mudah untuk memahami groups yang berbentuk graf.
Keduanya terhubung kepada matematika dasar yang belum bisa diungkap bangsa kita. Untuk pengkajian lebih seksama rumus Euler V - E + F = 2 semoga bisa diungkapkan terhadap Logika Sunan Kali Jaga dengan prinsip belah ketupatnya dan terhubung pula kepada pesan Bung Karno "Beri 10 pemuda niscaya mengguncang dunia".   Dalam coretan penulis tentang E dan F untuk bidang OARA' terdapat hubungan V + 2F = 10. Harap diperhatika tentang Hadirnya E sebab OARA'
merupakan Graf Nol. Perhatikan pula bahwa simpul O hadir pada simpul O tidak memerlukan sisi E. Perhatikan pula Jika O off maka O off bernilai on. 

Biang Suka Ketupat Lebaran

Biang sukanya ketupat lebaran tetapi Biang ga suka belah ketupatnya. Pernyataan kontradiksi berbentuk p dan ~p selalu diperingati tiap tahun. Kita lihat logika ini di https://www.youtube.com/watch?v=e69K3B0pHt0


Selamat Idul Fitri 2017, mohon maaf lahir dan bathin.